Bengkulu — Poltekkes Kementerian Kesehatan Bengkulu menyelenggarakan kegiatan pembahasan DIPA Tahun Anggaran 2026 serta sinkronisasi program kerja antar unit yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis–Sabtu, 15–17 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, perencana, serta perwakilan jurusan, kampus, dan unit kerja di lingkungan Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Kegiatan diawali pada Kamis (15/1) dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan oleh panitia. Pada sesi utama, Wakil Direktur II memaparkan secara rinci DIPA Tahun Anggaran 2026 serta target Indikator Kinerja Utama (IKU) Poltekkes Kemenkes Bengkulu sebagai acuan pelaksanaan program dan kegiatan ke depan.
Memasuki hari kedua, Jumat (16/1), kegiatan difokuskan pada aspek pengelolaan keuangan. Sesi pertama diisi dengan paparan peraturan keuangan terbaru oleh DJPB/PK BLU, yang memberikan pemutakhiran regulasi serta kebijakan keuangan bagi satuan kerja BLU. Selanjutnya, Kepala Subbagian Administrasi Umum menyampaikan kesepakatan turunan Standar Biaya Masukan (SBM) terkait perjanjian BLU.
Pada sesi berikutnya, dilakukan penelaahan rincian belanja dan verifikasi kesesuaian akun dengan rencana kegiatan yang melibatkan Tim Perencana dan SPI, guna memastikan perencanaan anggaran selaras dengan kebutuhan program dan ketentuan yang berlaku. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi program kerja Jurusan, Kampus, dan Unit sebagai bentuk sinkronisasi rencana kerja tahun 2026.
Hari terakhir, Sabtu (17/1), difokuskan pada pembahasan kendala teknis keuangan dan sinkronisasi antar unit yang dipimpin oleh Direktur, Wakil Direktur I, II, dan III. Diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan solusi strategis dalam pelaksanaan program dan anggaran. Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut serta penutupan kegiatan oleh panitia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja di lingkungan Poltekkes Kemenkes Bengkulu memiliki pemahaman yang selaras terkait kebijakan keuangan, perencanaan anggaran, serta arah program kerja Tahun Anggaran 2026, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi institusi dapat berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel.
