Identifikasi Bakteri Pada Luka Diabetes Melitus Di Praktek Keperawatan Medikal Bedah Alfacare Center Kota Bengkulu Tahun 2025

Penulis

  • Ganesa Della Olimvia D3 Teknologi Laboratorium Medis Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu
  • Heru Laksono D3 Teknologi Laboratorium Medis Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.33088/flms.v5i2.1214

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, luka kaki diabetes, pewarnaan Gram

Abstrak

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolism kronis yang dapat menyebabkan luka kaki diabetes (ulkus diabetikum). Luka ini memiliki risiko tinggi terjadinya infeksi bakteri yang dapat memperlambat penyembuhan dan meningkatkan risiko amputasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pengambilan 12 sampel luka diabetes mellitus secara simple ramdom sampling di Praktek Keperawatan Medikal Bedah Alfacare Center Kota Bengkulu Tahun 2025. Pemeriksaan sampel luka dilakukan melalui metode pewarnaan gram untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri gram positif maupun Gram negative. Hasil penelitian menunjukan bahwa 42% luka diabetes teridentifikasi bakteri Gram positif, sedangkan 58% luka tidak ditemukan bakteri. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (66%) dan memiliki lama menderita diabetes lebih dari 5 tahun (75%). Tingkat keparahan luka diabetes mellitus hampir seluruh 80% memiliki tingkat keparahan luka besar. Penelitian ini menunjukan adanya bakteri Gram positif pada hampir separuh luka diabetes, menunjukkan pentingnya deteksi dini dan perawatan luka yang tepat untuk meminimalkan risiko infeksi dan komplikasi lebih lanjut.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-26

Cara Mengutip

Olimvia, G. D. dan Laksono, H. (2025) “Identifikasi Bakteri Pada Luka Diabetes Melitus Di Praktek Keperawatan Medikal Bedah Alfacare Center Kota Bengkulu Tahun 2025”, Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science, 5(2), hlm. 113–123. doi: 10.33088/flms.v5i2.1214.

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama