Bengkulu, Kamis, 16 Juli 2026 – Upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan cakupan imunisasi terus diperkuat melalui pelaksanaan kegiatan “Akselerasi Penurunan Stunting dan Peningkatan Capaian Imunisasi dalam Program INEY” yang diselenggarakan pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor kesehatan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, serta mitra pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing melalui penguatan intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Selain itu, peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap menjadi salah satu strategi penting dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sekaligus meningkatkan derajat kesehatan anak.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai kondisi terkini stunting dan cakupan imunisasi di masing-masing wilayah, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta strategi percepatan yang dapat diterapkan secara kolaboratif. Diskusi juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kader kesehatan, hingga masyarakat dalam memastikan setiap anak memperoleh layanan kesehatan yang optimal.
Program INEY diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan melalui pendekatan berbasis data, edukasi kepada masyarakat, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta penguatan layanan imunisasi yang merata dan berkualitas. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, target penurunan prevalensi stunting dan peningkatan cakupan imunisasi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan dapat tercapai secara optimal.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat agar setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

